Artefak Preneolitik - Mata Panah

Alat batu ini dibuat dengan melakukan peretusan sedemikian rupa hingga memiliki bentuk runcing dan memiliki bentuk yang simetris. Mata panah batu ini kemudian diberikan tangkai anak panah yang biasanya terbuat dari bambu atau kayu. Tradisi mata panah batu ini ditemukan pada tradisi Maros Point (Toalean) yang ditemukan di Sulawesi Selatan. Selain itu, mata panah batu juga dikenal pada tradisi Sampung yang juga terkenal dengan tradisi alat tulang. Ujung mata panah untuk anak panah. Berbentuk segitiga sama kaki.